Menepis Kegundahan
Wednesday August 06th 2008, 7:01 am
Filed under: Uncategorized

Ciluk.. Ba…
Picture_166he..he..?
Hai.., Allow..?
Wow, lagi-lagi hari ini saya maseh deg-degan menanti kepastian hadirnya buah hati. Duh, semoga dia benar-benar hadir. Kami menantinya dengan suka cita. Doain ya…?

Sengaja saya menepis kegundahan itu dengan menulis untuk surat kabar. Membicarakan kasus yang saat ini sedang banyak diperbincangkan orang. Kasus pembunuh berdarah dingin, Ryan.

Sekarang Ryan sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat kita, wajahnya terlukis jelas dalam mata para pemirsa televisi. Kebengisan dan tiadanya rasa kemanusiaan membalut jiwanya, menghapus segala sifat luhur dan ilmu yang pernah didapatnya, terutama ilmu agama.

Hukuman apa yang akan diberikan oleh dunia padanya? Sebab hanya itu yang dapat kita perbincangkan kini, karena tidak mungkin bukan jika kita memperbincangkan hukuman bagi Ryan di Akherat, sedang kita sendiri juga tidak tahu bagaimana wajah dan bentuk Akherat. Wallohua’lambissawab.

Alloh menciptakan umat memang sangat beraneka macam sifat dan perangainya. Oleh karena itu bagaimana kita menyikapinya tentulah menjadi jalan dalam proses kerukunan antar umat. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini selain Nabi Besar kita Muhammad Saw. Begitu juga dengan Ryan, dia hanya manusia biasa yang dalam ketidak berdayaannya justeru semakin terjerumus dalam kenistaan. Naudzubillahi Mindzalik.

Di sini saya tentu tidak akan menghakiminya dengan melihat kejahatannya. Menurut hemat saya, satu sisi kita bicara kondisi Ryan sebagai gay adalah bahwasannya hal tersebut bisa saja salah satunya karena bentuk dari ketimpangan sosial yang dialaminya, yang kedua karena faktor lingkungan pergaulannya, dan yang ketiga faktor kurangnya perhatian psikologis dari kedua orang tuanya.

Gay menjadi persoalan yang rumit untuk diterawang, pasalnya, keadaaan itu bisa dari realita kehidupan ataupun hanya sekedar gaya hidup, terutama bagi masyarakat perkotaan. Harapan saya semoga para pengikut kaum Nabi Luth yang dulu pernah dikutuk Alloh Swt, akan segera sirna dari muka bumi ini. Amin.

Okay, udah ya.., 
kalau terlalu banyak ngomongin Ryan nanti jadi gosip dech..?
Oya, sore ini kami ke Gelugor untuk belanja dapur. Asyik, dapet ikan Tongkol.
I like it.





     
No Comments so far



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required)

(required)